Song

Sabtu, 20 Februari 2016

Tikus kota dan tikus desa Versi Bahasa Indonesia dan Versi Bahasa Inggris

          Tikus kota dan tikus desa



Seekor tikus kota suatu saat mengunjungi kerabatnya yang tinggal di desa. Untuk makan siang, tikus desa menyajikan tangkai gandum, akar-akaran, dan biji-bijian, dengan sedikit air dingin untuk diminum. Tikus kota makan sangat hemat, menggigit ini sedikit dan itu sedikit, dari sikapnya terlihat jelas bahwa ia makan hanya untuk bersikap sopan. Setelah makan tikus kota berbicara tentang hidupnya di kota sedangkan tikus desa mendengarkan. Tikus desa hanya mendengarkan tanpa berkata apa-apa.

Mereka kemudian berisitrahat di sebuah sarang di pagar tanaman dan tidur dengan tenang dan nyaman sampai pagi. Dalam tidurnya tikus desa bermimpi dengan semua kemewahan dan kesenangan kehidupan kota yang diceritakan oleh tikus kota. Jadi keesokan harinya ketika tikus kota meminta tikus desa untuk mencoba hidup di kota, ia dengan senang hati mengiyakan.Ketika mereka sampai di rumah di mana tikus kota tinggal, mereka menemukan di meja ruang makan, terhampar sisa-sisa dari pesta yang sangat mewah.

Ada daging manis dan enak, kue kering, keju lezat, memang, makanan yang paling menggiurkan yang bisa dibayangkan seekor tikus. Tapi ketika tikus desa hendak menggigit sedikit remah kue, ia mendengar Kucing mengeong dengan keras dan mencakar di pintu. Dalam ketakutan yang sangat besar, kedua tikus bergegas lari ke tempat persembunyian, dimana mereka berbaring diam untuk waktu yang lama, dengan jantung berdebar kencang, hampir tidak berani bernapas.

Ketika akhirnya mereka berani kembali ke meja, tiba-tiba pintu terbuka dan muncul pelayan untuk membersihkan meja, diikuti oleh Anjing penjaga.Sejurus kemudian, tikus desa mengambil tas dan payungnya, keluar dari sarang tikus kota dan berkata, “Kamu mungkin bisa makan enak dan lezat disini sementara saya tidak, tapi saya lebih suka makanan sederhana dan hidup aman di desa dari pada di kota-kota besar, didesa sangat enak untuk di tinggali.










                          Rats and mice rural town


          A city rat while visiting relatives who live in the village . For lunch , the mice present village wheat stalks , roots , and seeds , with a little cold water to drink . City rats eat very sparingly , and the bite is a little bit , from his attitude it is clear that he is eating just to be polite . After eating rats town talking about his life in the city while listening to country mice . Rats village just listen without saying anything .

          They then rested in a nest in the hedges and sleep in peace and comfort until morning . In his dream village rat with all the luxuries and pleasures of city life as told by a city rat . So the next day rat city rodents ask the village to try to live in the city , he happily mengiyakan.Ketika they got home in the city where the mice live , they found at the dining room table , lay the remains of a very fancy party .

          There are sweet and tasty meats , pastries , delicious cheeses , indeed , the most tantalizing food imaginable rat. But when the mice village about to bite a little crumb cake , he heard a cat meowing loudly and clawing at the door . In a very big fear , both rat raced to the hideout , where they lay still for a long time , with a pounding heart , hardly daring to breathe .

          When they finally dared to come back to the table , suddenly the door opens and appears waiter to clean the table , followed by a guard dog . Moment later , the rats took the bag and umbrella village , out of the city rat's nest and said , " You might be able to eat well and delicious here while I do not , but I prefer simple food and safe living in villages than in large cities , the village is very nice to live on .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar