BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Karya Wisata adalah kegiatan wisata yang dilakukan
dengan tujuan untuk menambah dan menumpuk pengetahuan siswa. Laporan ini
merupakan tugas bagi siswa SMP Negeri 12 Tangerang. Dalam penyusunan
laporan ini, siswa dapat melaporkan segala pengetahuan dan pengalamannya yang
diperoleh selama menjalankan Study tour ke MONAS. Di tempat itu
siswa-siswi mendapatkan pengalaman dan pengetahuan selama mengikuti Study tour.
B. Tujuan
Monas merupakan salah satu tempat bersejarah yang
baik untuk diamati. Ditempat itu terdapat banyak sekali peninggalan-peninggalan
bersejarah. Dengan demikian Monas sangat cocok untuk para pelajar menimbah
pengetahuan tentang bangsa
C. Sistematik
Laporan ini mencakup 3
bagian, yaitu pendahuluan, hasil pengamatan, dan penutup.
BAB II
HASIL PENGAMATAN
Monumen
nasional merupakan pahlawan karena, dibangun pada masa penjajahan. Perintis
monumen nasional adalah Ir. Soekarno dan Drs.Moh.Htta.Monumen nasional
merupakan monumen yang sangat penting bagi masyarakat luas. Di dalam monument
nasional terdapat barang maupun benda-benda yang sangat berharga. Monumen
nasional dibangun dengan ketinggian kurang lebih 38 meter yang dimana diatasnya
terdapat seperti menara dengan warna kuning emas. Monumen nasional merupakan
salah satu tempat pariwisata bersejarah yang sangat baik bagi pengalaman
anak-anak pelajar. Maka dari itu kita harus berpartisipasi aktif dalam menjaga
dan melestarikan monumen nasional tersebut. Monumen Nasional (Monas) yang
berdiri tegak setinggi 137m ditengah kota, melambangkan semangat perjuangan
kemerdekaan dengan ”Api-nan-tak-kunjung-padam”nya dipuncak tugu terbuat dari
14,5 ton perunggu yang dilapisi emas seberat 35 kg. Didasar tugu terdapat
ruangan yang dikelilingi diorama tentang sejarah bangsa Indonesia. Diruang lain
terdapat teks asli proklamasi kemerdekaan Indonesia, berikut rekaman suara
pembacanya. Monumen Nasional (Monas) selesai dibangun pada tahun 1961. yang
memiliki koleksi terlengkap diIndonesia. Terdapat berbagai benda bersejarah
dari naskah kuno sampai kapak batu bersejarah bahkan keramik antikyang tak
ternilai harganya. Berbagai hasil karya yang menggambarkan keanekaragaman
budaya bangsa Indonesia pada umumnya terdapat diMonumen Nasional (Monas). Di
dalam Monumen Nasional terdapat Ruang Museum Sejarah. Ruangan tersebut terletak
3 m di bawah halaman tugu Nasional yang ditinggikan 1,7 m dari tanah
asli,sedangkan atap museum terletak 5 m di atas halaman tugu. Luas ruangan 80 x
80 m. Seluruh dinding, tiang dan lantai dilapisi marmer. Pada keempat dinding
terdapat masing-masing 12 diorama. Diorama pertama mengambarkan nenek
moyang bangsa Indonesia,sedangkan diorama ke-48 menggambarkan penentuan
pendapat Rakyat Irian Jaya pada tahun 1969. Seluruhnya menggambarkan perjuangan
dan sejarah bangsa Indonesia .
Pintu
gerbangnya ada di sebelah utara. Untuk masuk ke dalam Monumen Nasional, orang
harus melalui sebuah terowongan yang letaknya di bawah jalan Silang Monas. Kita
akan keluar di sebuah terowongan yang letaknya di jalan Silang Monas. Kita juga akan keluar tepat di halaman Tugu
Nasional yang dikelilingi pagar besi yang berbentuk bamboo runcing. Bila kita
telah puas berkeliling melihat ke 48 diorama, kita dapat masuk ke rung
kemerdekaan yang letaknya dalam cawan Tugu Nasional. Di tepi ruag tersebut
terdapat tempat duduk bertingkat. Di tengah tedapat 4 dinding yang sesungguhnya
meripakan badan dan tugu itu sendiri. Pada dinding sebelah timur terdapat Sang
Saka Merah Putih, di dinding sebelah utara tergambar wilayahNegara Kesatuan
Republik Indonesia. Pada dinding sebelah barat terdapat pintu gapura yang
terbuat dari perunggu berlapis emas yang di dalamnya ada peti kaca anti peluru
yang digunakan untuk menyimpan Teks Proklamasi. Sedangkan pada dinding sebelah
selatan terdapat Lambang Negara berbentuk Garuda Bhineka Tunggal Ika dari
perunggu yang beratnya 3,5 ton dan dilapisi emas murni.
Dengan mempergunakan lift, kita dapat sampai ke pelataran puncak pada
ketinggian 115 m. Dari tempat ini kita dapat menikmati keindahan Jakarta. Bila
kita menengok kebawah, rumah –rumah, bangunan kantor, jalan, dan mobil tampak
Teluk Jakarta dengan kapal dan perahunya. Sedangkan kearah selatan nampak
deretan pegunungan yang indah. Lidah api yang berbentuk kerucut tingginya 14 m,
tersebut dari perunggu seberat 14,5 ton dan berlapis emas murni seberat 35 kg. Tapi
kita tidak dapat melihat lidah api karena kita berada tepat dibawah lidah api
monas yang tingginya 137 m ini merupakan kebanggan nasional di tengah -
tengah Ibu Kota Negara.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Monas adalah tempat wisata yang menawarkan pembelajaran mengenai
pengetahuan negara. Tempat-tempat yang banyak menyimpan barang-barang
bersejarah. Monas adalah tempat wisata yang ada di Jakarta tempatnya sangatlah luas,
dan besar.
B. SARAN
1.
Bagi pengelola wisata :
a.
Meningkatkan fasilitas-fasilitas yang ada.
b.
Menambah fasilitas yang lebih banyak lagi.
2.
Bagi bapak/ibu guru :
a.
Sebaiknya guru pendamping meningkatkan pengawasan
terhadap siswa-siswinya.
b.
Sebaiknya guru pendamping memberikan pengarahan yang
jelas kepada siswa-siswinya dalam melakukan suatu kegiatan.
3.
Bagi siswa-siswi :
a.
Sebaiknya siswa dapat menjaga kedisiplinan
b.
Sebaiknya siswa menjaga nama baik sekolah dengan cara menjaga sikap.
c.
Sebaiknya siswa selalu bertanya apabila
penjelasaannya kurang jelas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar