Song

Sabtu, 20 Februari 2016

LAPORAN PENGAMATAN "MONAS"

BAB I
PENDAHULUAN


A.    Latar Belakang
Karya Wisata adalah kegiatan wisata yang dilakukan dengan tujuan untuk menambah dan menumpuk pengetahuan siswa. Laporan ini merupakan tugas bagi siswa SMP Negeri 12 Tangerang.  Dalam penyusunan laporan ini, siswa dapat melaporkan segala pengetahuan dan pengalamannya yang diperoleh selama menjalankan Study tour ke MONAS. Di tempat itu siswa-siswi mendapatkan pengalaman dan pengetahuan selama mengikuti Study tour.


B.     Tujuan
Monas  merupakan salah satu tempat bersejarah yang baik untuk diamati. Ditempat itu terdapat banyak sekali peninggalan-peninggalan bersejarah. Dengan demikian Monas sangat cocok untuk para pelajar menimbah pengetahuan tentang bangsa

C. Sistematik
Laporan ini mencakup 3 bagian, yaitu pendahuluan, hasil pengamatan, dan penutup.








BAB II
HASIL PENGAMATAN

Monumen nasional merupakan pahlawan karena, dibangun pada masa penjajahan. Perintis monumen nasional adalah Ir. Soekarno dan Drs.Moh.Htta.Monumen nasional merupakan monumen yang sangat penting bagi masyarakat luas. Di dalam monument nasional terdapat barang maupun benda-benda yang sangat berharga. Monumen nasional dibangun dengan ketinggian kurang lebih 38 meter yang dimana diatasnya terdapat seperti menara dengan warna kuning emas. Monumen nasional merupakan salah satu tempat pariwisata bersejarah yang sangat baik bagi pengalaman anak-anak pelajar. Maka dari itu kita harus berpartisipasi aktif dalam menjaga dan melestarikan monumen nasional tersebut.  Monumen Nasional (Monas) yang berdiri tegak setinggi 137m ditengah kota, melambangkan semangat perjuangan kemerdekaan dengan ”Api-nan-tak-kunjung-padam”nya dipuncak tugu terbuat dari 14,5 ton perunggu yang dilapisi emas seberat 35 kg. Didasar tugu terdapat ruangan yang dikelilingi diorama tentang sejarah bangsa Indonesia. Diruang lain terdapat teks asli proklamasi kemerdekaan Indonesia, berikut rekaman suara pembacanya. Monumen Nasional (Monas) selesai dibangun pada tahun 1961. yang memiliki koleksi terlengkap diIndonesia. Terdapat berbagai benda bersejarah dari naskah kuno sampai kapak batu bersejarah bahkan keramik antikyang tak ternilai harganya. Berbagai hasil karya yang menggambarkan keanekaragaman budaya bangsa Indonesia pada umumnya terdapat diMonumen Nasional (Monas). Di dalam Monumen Nasional terdapat Ruang Museum Sejarah. Ruangan tersebut terletak 3 m di bawah halaman tugu Nasional yang ditinggikan 1,7 m dari tanah asli,sedangkan atap museum terletak 5 m di atas halaman tugu. Luas ruangan 80 x 80 m. Seluruh dinding, tiang dan lantai dilapisi marmer. Pada keempat dinding terdapat masing-masing 12 diorama. Diorama  pertama mengambarkan nenek moyang bangsa Indonesia,sedangkan diorama ke-48 menggambarkan penentuan pendapat Rakyat Irian Jaya pada tahun 1969. Seluruhnya menggambarkan perjuangan dan sejarah bangsa Indonesia .

Pintu gerbangnya ada di sebelah utara. Untuk masuk ke dalam Monumen Nasional, orang harus melalui sebuah terowongan yang letaknya di bawah jalan Silang Monas. Kita akan keluar di sebuah terowongan yang letaknya di jalan Silang Monas.  Kita juga akan keluar tepat di halaman Tugu Nasional yang dikelilingi pagar besi yang berbentuk bamboo runcing. Bila kita telah puas berkeliling melihat ke 48 diorama, kita dapat masuk ke rung kemerdekaan yang letaknya dalam cawan Tugu Nasional. Di tepi ruag tersebut terdapat tempat duduk bertingkat. Di tengah tedapat 4 dinding yang sesungguhnya meripakan badan dan tugu itu sendiri. Pada dinding sebelah timur terdapat Sang Saka Merah Putih, di dinding sebelah utara tergambar wilayahNegara Kesatuan Republik Indonesia. Pada dinding sebelah barat terdapat pintu gapura yang terbuat dari perunggu berlapis emas yang di dalamnya ada peti kaca anti peluru yang digunakan untuk menyimpan Teks Proklamasi. Sedangkan pada dinding sebelah selatan terdapat Lambang Negara berbentuk Garuda Bhineka Tunggal Ika dari perunggu yang beratnya 3,5 ton dan dilapisi emas murni.
Dengan mempergunakan lift, kita dapat sampai ke pelataran puncak pada ketinggian 115 m. Dari tempat ini kita dapat menikmati keindahan Jakarta. Bila kita menengok kebawah, rumah –rumah, bangunan kantor, jalan, dan mobil tampak Teluk Jakarta dengan kapal dan perahunya. Sedangkan kearah selatan nampak deretan pegunungan yang indah. Lidah api yang berbentuk kerucut tingginya 14 m, tersebut dari perunggu seberat 14,5 ton dan berlapis emas murni seberat 35 kg. Tapi kita tidak dapat melihat lidah api karena kita berada tepat dibawah lidah api monas yang tingginya 137 m ini merupakan kebanggan nasional di tengah - tengah Ibu Kota Negara.



















BAB III
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Monas adalah tempat wisata yang menawarkan pembelajaran mengenai pengetahuan negara. Tempat-tempat yang banyak menyimpan barang-barang bersejarah. Monas adalah tempat wisata yang ada di Jakarta tempatnya sangatlah luas, dan besar.

B. SARAN
1.      Bagi pengelola wisata :
a.      Meningkatkan fasilitas-fasilitas yang ada.
b.      Menambah fasilitas yang lebih banyak lagi.

2.      Bagi bapak/ibu guru :
a.      Sebaiknya guru pendamping meningkatkan pengawasan terhadap siswa-siswinya.
b.      Sebaiknya guru pendamping memberikan pengarahan yang jelas kepada siswa-siswinya dalam melakukan suatu kegiatan.

3.      Bagi siswa-siswi :
a.      Sebaiknya siswa dapat menjaga kedisiplinan
b.      Sebaiknya siswa menjaga nama baik sekolah dengan  cara menjaga sikap.

c.       Sebaiknya siswa selalu bertanya apabila penjelasaannya kurang jelas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar